Home » Otomotif » Sajian BBM Kualitas Global Pertamina Untuk Indonesia

Sajian BBM Kualitas Global Pertamina Untuk Indonesia

Tak cuma ekspansif di bisnis hulu minyak dan gas (migas), PT Pertamina (Persero) juga semakin ekspansif di bisnis hilir migas. Jika di bisnis hulu, Pertamina memiliki dan mengelola blok migas di luar negeri seperti di Irak, Vietnam, Malaysia, Libya, Sudan, Qatar, dan Australia. Maka di bisnis hilir, produk migas Pertamina telah menembus pasar ekspor, seperti pelumas Fastron yg berhasil dipasarkan ke 15 negara.


Lantas, kapan Pertamax Turbo dipasarkan ke domestik dari Eropa?

Diproduksi di kilang Pertamina Balongan, Jawa Barat, Pertamax Turbo mulai diluncurkan pada Kamis minggu ini (11/8), bertepatan dengan pembukaan pameran otomotif global, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Harga resminya belum diumumkan, tetapi kabarnya tidak begitu mahal dibandingkan Pertamax Plus yg ketika ini dibanderol Rp 8.250 per liter.

Wianda mengaku Pertamina telah bersiap bagi launching varian tertinggi dari Pertamax Series tersebut. “Kami telah siapkan tiga SPBU buat menjual Pertamax Turbo,” ujar Wianda kepada Merdeka.com, Senin (8/8).

Sayang, Wianda tak menyebutkan ketiga SPBU yg dimaksud. Namun, tiga SPBU yg dimaksud Wianda antara yang lain SPBU Pertamina di Cikini Raya, Jakarta Pusat. Sebab Merdeka.com melihat sendiri SPBU punya Pertamina itu sedang bersolek buat memasarkan Pertamina Turbo. Rencananya Pertamax Turbo mulai langsung beredar di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Semakin cepat Pertamax Turbo dipasarkan, semakin baik. Lantaran konsumen mendapat tawaran produk bahan bakar berkualitas tinggi yg semakin banyak, terutama buat para pemilik mobil premium/supercar yg membutuhkan bensin berkualitas tinggi demi menjaga performa mesin kendaraannya. Memang jumlah pemilik mobil model ini tidaklah besar, tetapi sebagai perusahaan migas skala dunia yg masuk daftar Fortune 500, Pertamina rasanya wajib menyediakannya, karena mampu.

Pertamax Turbo juga dapat menjadi etalase kemampuan Pertamina sebagai perusahaan migas kelas dunia yg utuh. Penambahan varian di Pertamax Series ini juga mulai meneguhkan dominasi Pertamina di bisnis hilir migas nasional, di tengah liberalisasi bisnis ini dengan kehadiran pemain global jenis Shell dan Total di penjualan bahan bakar khusus (BBK) alias bensin nonsubsidi.

Maka wajarlah, bila Pertamina optimistis produk BBK seperti Pertamax Turbo mulai direspons baik konsumen otomotif di tanah air. Pasalnya, penjualan BBK Pertamina selalu meningkat dari tahun ke tahun, termasuk laju penjualan BBK Pertalite, yg baru diluncurkan Juni 2015.

“Kami tak menyangka hari ini penjualan Pertalite telah mencapai 10 juta liter per hari. Padahal semula Pertalite cuma ditargetkan terjual 3,5 juta liter per hari. Ini memamerkan konsumen Indonesia semakin menyadari pentingnya kualitas bahan bakar yg sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan,” pungkas Wianda.Baca juga:
Produksi gas PHE diprediksi lampaui target tahun ini
Pertamina beri diskon penukaran elpiji 3 kg dengan Bright Gas
Pertamina imbau masyarakat bisa pakai gas elpiji non subsidi
Perluas pasar, Pertamina luncurkan Bright Gas 5,5 kg di Makassar
Pertamina EP jajaki beberapa pembeli baru gas karbondioksida

Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter