Home » Nasional » PPP Jadikan Risma Pilihan Pertama Untuk Diusung Dalam Pilkada DKI

PPP Jadikan Risma Pilihan Pertama Untuk Diusung Dalam Pilkada DKI

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) selalu membangun komunikasi politik dengan sejumlah partai politik bagi menjajaki kemungkinan berkoalisi dan mengusung calon gubernur DKI Jakarta yg mampu mengimbangi petahana, merupakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengatakan, hingga Rabu (3/8/2016) malam, pembicaraan sudah mengerucut pada dua nama, seperti Tri Rismaharini, Budi Waseso, Djarot Saiful Hidayat, dan Sandiaga Uno.

Namun, nama Risma paling berpotensial buat didukung PPP.

“PPP memang menjadikan Risma sebagai pilihan pertama, dari pengalaman dan track record-nya di bidang pemerintahan daerah,” ujar Arsul melalui pesan singkat, Kamis (4/8/2016).

Arsul menambahkan, komunikasi PPP dan PDI-P segera dijalin oleh Ketum PPP Romahurmuziy dan Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Namun, PPP tetap menghormati mekanisme internal PDI-P dalam mengusung cagub.

PDI-P masih mengkaji dua nama sebelum mengambil keputusan.

“Ketika Bu Mega mengatakan kepada kalian agar tak usah terburu-buru, PPP ya mesti ikut bersabar dengan tetap membuka pula komunikasi dengan partai-partai lain,” kata anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat itu.

Partai Gerindra sebelumnya resmi menunjuk Sandiaga Uno setelah ada keputusan segera dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Keputusan tersebut diambil dalam Rakornas Partai Gerindra di Hambalang, Bogor.

Sandiaga menyingkirkan beberapa kandidat yang lain yg diseleksi Partai Gerindra, merupakan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra dan mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Sementara itu, Ahok resmi menyatakan mulai maju ke Pilgub DKI 2017 lewat jalur partai politik bersama tiga parpol pengusungnya, merupakan Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Golkar.

Hingga Senin (1/8/2016) lalu, deklarasi dukungan terhadap Risma telah digelar sebanyak 16 kali.

Menurut Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto, Risma memiliki sentuhan politik dalam wajah kerakyatan.

Risma dianggapnya dapat mengintegrasikan antara harapan wong cilik dengan kebijakan-kebijakannya yg berbasis perkembangan teknologi keterangan modern.

Prestasi dan kapabilitas kepemimpinan Risma dianggap telah terbukti. 

Sumber: http://nasional.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter