Home » Otomotif » Maksud “Kandungan Lokal” Menurut Toyota Indonesia

Maksud “Kandungan Lokal” Menurut Toyota Indonesia

Jakarta, KompasOtomotif – Selain membangun pabrik di Indonesia, para produsen mobil didorong buat selalu tidak mengurangi tingkat kandungan lokal. Toyota jadi salah sesuatu merek mobil yg kerap mengklaim selalu mendorong lokalisasi komponen.

Model terbaru, Sienta misalnya, diklaim yg milik tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) hingga 80 persen, dulu Innova yg telah 85 persen. Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), mencoba berbagi terkait apa itu komponen lokal.

“Kami pernah dipanggil Komisi Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), buat mempresentasikan upstream industry development, di sana kalian juga membicarakan mengenai kandungan lokal. Sederhananya, arti kandungan lokal adalah proses pembuatannya yg dikerjakan di Indonesia,” ujar Warih ketika ditemui di Karawang, Rabu (3/8/2016).

Warih melanjutkan, kandungan lokal itu tak melulu berasal dari dalam negeri. Namun, dapat juga percampuran dengan barang atau bahan yg diimpor dari luar negeri.

“Sekarang, mau bahan baku impor atau dari lokal Indonesia, mampu disebut lokal konten Indonesia asalkan prosesnya (pengolahan) dikerjakan di sini. Tantangannya adalah bagaimana semua supply chain ada di sini,” ujar Warih.

I Gusti Putu Suryawirawan, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian menambahkan, suatu produk memiliki kandungan lokal (Tingkat komponen Dalam Negeri/TKDN), saat ada nilai tambah dalam porses pengerjaannya di dalam negeri.

“Misalnya proses perakitan, walaupun material impor, tetapi dalam proses pengerjaan melibatkan tenaga kerja dan alat kerja dari dalam negeri, masih dapat dikatagorikan memiliki nilai TKDN. ” kata Putu kepada KompaOtomotif.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter