Home » Otomotif » BMW Seri 7 Beralih Ke Hibrida “Plug-in”

BMW Seri 7 Beralih Ke Hibrida “Plug-in”

Munich, KompasOtomotif – Model kasta tertinggi BMW, Seri 7, kini dilengkapi dengan teknologi hibrida plug-in dari divisi i. Mobil yg dapat mendapat tenaga baterai dari listrik rumahan itu tersedia dalam tiga varian, 740e iPerformance, 740e iPerformance long wheelbase, dan 740e xDrive iPerformance.

Semua varian memakai mesin generasi terbaru 2.0L beserta beberapa motor listrik, kombinasi tenaganya mencapai 326 tk dan torsi 500 Nm. Kemampuan itu disalurkan lewat transmisi otomatis 8-percepatan ke kedua roda belakang atau keempat roda (xDrive).

Kondisi baterai ketika terisi penuh dapat membawa bodi mobil pergi sejauh 40 km, tergantung konfigurasi yg digunakan. Butuh waktu sekitar empat jam buat mengisi baterai memakai charger standar, namun mampu di bawah tiga jam seandainya menggunakan aksesori BMW i Wallbox.

Dalam keadaan cuma memakai tenaga listrik, kecepatan tertinggi dapat mencapai 140 kpj. Lalu mesin pembakaran bakal otomatis bekerja seandainya pengemudi menekan pedal gas lebih dalam. Saat segala sumber tenaga bekerja, varian 740e xDrive I Performance dapat berakselerasi 5,3 detik dari 0 – 100 kpj.

Di jalanan, BMW Seri 7 menyatakan jati diri sebagai keluarga hibrida plug-in dari penampilan eksterior. Terdapat tambahan emblem eDrive dan i, serta gril berwarna biru.

BMW mengonfirmasi kepada Autoblog, Kamis (14/7/2016), model hibrida plug-in Seri 7 tersedia pada Agustus dan dijual akan 90.095 dollar Amerika Serikat (Rp 1,1 miliar). Di Indonesia, generasi BMW Seri 7 yg jadi basis versi hibrida plug-in ini baru meluncur di Indonesia pada Oktober 2015.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter