Home » Travel » 7 Serangga Yang Kerap Dimakan, Berani Coba?

7 Serangga Yang Kerap Dimakan, Berani Coba?

JANGAN kaget, serangga yg biasa dianggap menjijikan ternyata dapat dimakan dan memiliki rasa yg lezat. Mau tahu serangga apa sajakah itu? Berikut uraian serangga yg dapat dimakan.

Kalanjengking

Di pasar tradisional China dan dua negara di Asia Tenggara seperti Kamboja, Anda mulai dengan gampang menemui kalajengking. Kalajengking mampu diolah dengan cara dipanggang, digoreng atau dibakar. Namun dua orang bahkan memakan kalajengking dalam kondisi mentah.

Kecoa

Masyarakat China menjadi kecoa sebagai salah sesuatu camilan mereka. Kecoa biasanya digoreng dengan memakai minyak kacang, dan dihidangkan tanpa sayap. Bahkan, dipercaya kecoa mampu menyembuhkan penyakit jantung, hati dan sakit perut.

Lebah dan Tawon

Masyarakat di Asia, Afrika, Australia, Amerika Selatan dan Meksiko biasa mengonsumsi lebah dan tawon. Tidak cuma lebah dewasa, larva lebah pun juga biasa mereka konsumsi. Rasanya mirip dengan kacang almond. Sedangkan, tawon memiliki rasa seperti kacang pinus.

Rayap

Serangga yg sangat kaya mulai protein, zat besi, kalsium dan asam amino banyak dikonsumsi oleh masyarakat Amerika Selatan dan Afrika. Rayap dapat dimakan mentah atau digoreng terlebih dahulu.

Semut

Untuk setiap 100 gram semut merah mengandung sekitar 14 gram protein, 48 gram kalsium dan kurang dari 100 gram kalori. Anda tertarik bagi mengonsumsi semut?

Tarantula

Anda mulai dengan gampang menemui tarantula di restoran dan pasar tradisional di Kamboja. Tarantula biasanya diolah dengan cara digoreng, kemudian disajikan dengan tambahan saus lemon. Kakinya terasa seperti udang goreng, sedangkan bagian perut terasa seperti daging ayam goreng.

Belalang

Masyarakat di dua negara sangat suka dengan rasa belalang. Belalang tak dikonsumsi begitu saja, tetapi direndam terlebih lalu di dalam kaldu, kemudian belalang dilapisi dengan tepung, ketumbar, bawang putih dan cabai bubuk.

Setelah itu, belalang digoreng hingga garing. Rasanya? Renyah dan manis seperti udang goreng. Di Yogyakarta juga kerap mampu ditemukan belalang goreng.

(SCI/ dari berbagai sumber)

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

webcounter